Aku suka saat kita ngobrol-ngobrol lucu di coffee shop favorit kita, Lecker depan pom bensin Cokroaminoto, meja favorit kita, sebelah kanan pintu masuk ruang bagian dalam, dengan kursi terbuat dari rotan beralaskan bantal setebal buku Campbell empuk dan lebar yang muat buat pantatmu. Kita berdua dibawah lampu temaram, kamu dengan menu favoritmu Cafe Latte dan aku dengan menu favoritku juga, Cafe Latte sama denganmu. Banyak hal yang kita bicarakan, obrolan ringan ala-ala orang selo tidak begitu bermakna tapi cukup membuat kami nyaman mulai dari rencana perselingkuhanku, pencarian pacar baru buat kamu, rencana honeymoon keliling Europe, rencana kamu mau jualan mendoan saat aku kuliah s3 di Amerika, liburan ke Banda Neira aku asik snorkeling dan kamu cuma liatin dari kapal karna nggak bisa berenang dan nggak ada pelampung yang muat buat kamu, janji-janji yang kayanya nggak bakal terwujud kaya aku bakal beliin kamu apa aja yang kamu minta asal bisa kurus minimal se-Beradib sampe obrolan nggak mutu macam ulang tahunku dipindah 3 bulan lebih awal karna aku tahu kamu bakal beliin aku sepatu impianku, Docmart Red Cherry 1460 3 hole made in England. Kadang hidup ini terlalu eman-eman kalau hanya untuk membicarakan hal-hal yang serius melulu. KADANG.
September 28, 2015
Subscribe to:
Comments (Atom)