Aku nggak ngeh kenapa deh kebanyaken orang masih anti sama dangdut. Pada suatu tadi, aku dan ceman2 kampus duduk di matoa, kemudian salah satu temen aku sebut aja kucing mengeluarkan ponselnya dan memutar lagu2 asing yang gga aku kenal blas. Kemudian aku tanya:
aku : 'ganti dong lagunya aku nggak ngerti'
kucing : 'yaudah ganti aja'
aku : (ngutik2 hape mencari sesuatu)
kucing : 'cari apa mar?'
aku : 'gga ada lagu dangdut yah?
kucing : 'gga ada lah, GGA ADA LAGU INDONESIA JUGA!'
kucing : 'gga ada lah, GGA ADA LAGU INDONESIA JUGA!'
aku : 'wah kebalikan dong sama aku, HAPE AKU ISINYA LAGU DANGDUT SEMUA, NGGAK ADA LAGU BARATNYA MALAH!'
Kemudian hening . . .
Dan itu sebab kenapa aku bingung, bingung kenapa mayoritas orang justru bangga dengan produk luar ketimbang produk sendiri. Mungkin dengan ndengerin lagu-lagu barat itu berarti adalah gaul. Kenapa sih mereka tuh anti sama dangdut dan musik-musik melayu getoh? Padahal dangdut is the music of my country loh! Daripada denger musik-musik barat yang terdengar nggremeng kaya orang sakit gigi bangun tidur siang-siang waktu puasa. Nggak jelas blas. Yah hidup itu pilihan. Kalo dipikir-pikir ngapain coba aku protes? Toh juga nggak ngaruh apa-apa. Yang jelas intinya aku lagi cari temen kampus aku yang sama-sama penggila dangdut. ANYONE? PING ME!
Dan itu sebab kenapa aku bingung, bingung kenapa mayoritas orang justru bangga dengan produk luar ketimbang produk sendiri. Mungkin dengan ndengerin lagu-lagu barat itu berarti adalah gaul. Kenapa sih mereka tuh anti sama dangdut dan musik-musik melayu getoh? Padahal dangdut is the music of my country loh! Daripada denger musik-musik barat yang terdengar nggremeng kaya orang sakit gigi bangun tidur siang-siang waktu puasa. Nggak jelas blas. Yah hidup itu pilihan. Kalo dipikir-pikir ngapain coba aku protes? Toh juga nggak ngaruh apa-apa. Yang jelas intinya aku lagi cari temen kampus aku yang sama-sama penggila dangdut. ANYONE? PING ME!