September 8, 2013

Serigala Berbulu Domba

Kadang secara tidak langsung apa yang disebut teman atau sejenisnya itu bisa menghambat karir. Bukan karir, lebih ke semacam mendapatkan sesuatu yang kamu inginkan. Mereka itu bisa mengakibatkan penyakit yang disebut gengsi, jadi mau ini itu jadi gimana gitu. Misalnya dengan kata-kata 'Yaelah bro selo dikit napa jadi orang' atau 'Hidup lo nggak nyantai amat'. Shh. Brader and sister, standar santai di antara kita nggak bisa disamain dong. Sebenernya komentar macam di atas nggak usah terlalu dipusingkan, toh juga nggak ada yang bisa nebak masa depan seseorang besok gimana. Bisa jadi orang yang sekarang kamu sebut hidupnya nggak nyantai atau cupu atau sok-sok an atau segala macem itu besok ternyata jadi presiden. Bisa jadi kamu yang sekarang ngaku hidupnya santai keren dan gaul besok ternyata di masa depan parameter kebahagiaanmu lebih rendah daripada orang yang kamu bilang cupu itu. Who's care? Keep in your own way, tapi nggak ada salahnya juga belajar dari pengalaman orang lain, menilai dari berbagai sudut pandang agar tidak picik dan sedikit lebih bijaksana. Kejar terus maumu apapun itu hingga hanya kebahagiaan dan kepuasan yang tersisa. Setelah itu kamu bisa beli itu mulut-mulut yang dulu menertawakanmu. 

 

Template by Best Web Hosting